Tuesday, August 29, 2017

Kontrol Motorize valve dengan EKTS

Mudah mempelajari Kontrol Elektrik dengan EKTS




Pada Tulisan kali ini saya akan membagikan pengalaman saya dalam mempelajari kontrol listrik dengan bantuan simulasi, software yang kita gunakan adalah EKTS software sederhana yang cukup berguna. 



dan contoh kali ini adalah salah satu kontrol untuk motor valve di plant tempat saya bekerja dimana sudah di modifikasi dari gambar aslinya (cuma penguncinya saja) agar pada saat di jalankan local dapat di buka sedikit2 atau di tutup sedikit2.

tapi fokus kita kali ini adalah software simulasi ini yang bisa menjadi bala bantuan agar kita atau teman kita bisa memahami cara kerja kontrol ini dengan lebih baik karena terlihat secara visual bagian2 yang aktif ataupun yang tidak

lagi pula kalau saya tidak salah software ini free tapi saya pun menyediakan softwarenya dan contoh rangkaian di atas


kondisi full open


Kondisi full close



nah seperti itulah teman - teman


READ MORE

Monday, July 24, 2017

Buku Training Level Sensor

Buku Training Level Sensor



Level adalah salah satu Sensor yang lumayan umum di pakai dan mempunyai ragam yang cukup banyak mengingat banyak juga benda  yang ingin di ukur level nya, misal air, debu, batubara, minyal dan chemical lainnya. 

Jadi sangat penting memiliki pengetahuan dasar untuk sensor ini dan mudah - mudahan dengan buku ini anda akan bisa menambah pengetahuan terutama di bidang instrument.

Silahkan di download bukunya di link ini



READ MORE

Kalibrasi Coal Feeder


Coal Feeder








KALIBRASI adalah proses penting dalam sebuah plant, proses kerjanya hanya membandingkan dengan satuan yang sudah terukur. jika ini di abaikan semua fungsi akan menjadi kacau dan hal ini sering di abaikan semua pihak karena proses ini memakan waktu.


pada saat commisioning seharusnya ini dilakukan dan tanpa ampun jika tidak memenuhi sarat harus di bilang tidak memenuhi sarat. jangan asal jalan


pada tempat kami karena owner lebih percaya orang chinanya karena alasan waktu dan di anggap kami orang lokal tidak mengerti apa - apa dan juga harus cepat2 jalan. saya biarkan karena saya sudah di warning.


pada suatu titik semua kebingungan hitung effesiensi dan pemakaian batubara saling tuduh dst...dst...dst. Nah kalibrasilah yang bisa memberikan data akurat kemana semua error itu terjadi dan berapanya


dari proses perbaikan dan kalibrasi coal feeder beberapa hal yang kami dapati error 1. setting modul yang tidak sama di tiap coalfeeder (menyebabkan susah di kalibrasi) 2. error zero dan span yang tinggi. 3. koneksi wiring yang berantakan




berikut adalah data yang kami catat dalam proses kalibrasi


DATA HASIL KALIBRASI COALFEEDER BOILER UNIT #3, #4 DAN #5


BOILER #3 (27 April 2017)

Coalfeeder no. 1 #3

Zero calibration

Error : 0.356 %

Material calibration

Error I : -27.033 %

Error II : -0.645 %


Coalfeeder no. 2 #3

Zero calibration

Error I : 1.653 %

Error II : 0.003 %

Material calibration

Error I : -27.096 %

Error II : -0.645 %


Coalfeeder no. 3 #3

Zero calibration

Error I : 4.92 %

Error II : 0.009 %

Material calibration

Error I : 144.5 %

Error II : 0.899 %

BOILER #4 (27 April 2017)

Coalfeeder no. 1 #4

Zero calibration

Error I : 7.811 %

Error II : 0.057 %

Material calibration

Error I : -26.219 %

Error II : 0.083 %


Coalfeeder no. 2 #4

Zero calibration

Error I : 3.655 %

Error II : 0.119 %

Material calibration

Error I : -44.17 %

Error II : 0.952 %


Coalfeeder no. 3 #4

Zero calibration

Error I : 0.132 %

Material calibration

Error I : -26.132 %

Error II : 0.058 %


BOILER #5 (28 April 2017)

Coalfeeder no. 1 #5

Zero calibration

Error I : -57.419 %

Error II : -1.031 %

Material calibration

Error I : -17.57 %

Error II : 0.976 %


Coalfeeder no. 2 #5

Zero calibration

Error I : 88.92 %

Error II : 2.08 %

Material calibration

Error I : 5.39 %

Error II : 1.123 % %


Coalfeeder no. 3 #4

Zero calibration

Error I : -21.222 %

Error II : 0.097 %

Material calibration

Error I : -27.758 %

Error II : 1.007 %


READ MORE

Thursday, May 4, 2017

Program Jadwal sholat

Program Jadwal Sholat


Assalamu'alikum wr wb,

Kali ini saya akan membagikan Program jadwal sholat yang berbasis koordinat posisi sehingga mudah2an bisa menjadi gambaran teman - teman untuk mengembangkan lebih lanjut.

saya mendapatkan file di internet yang di bagikan free yang Disusun oleh DR. Rinto Anugraha, dosen Fisika UGM (rinto74@yahoo.com). saya menterjemahkan perhitungan tersebut kedalam bahasa program pascal yang di pakai untuk mikrokontroller sehingga bisa di buat alat aslinya.

dalam file yang saya sertakan sudah dengan listing, file simulasi, file firmwarenya (HEX) sehingga memudahkan teman2 untuk membuatnya.

tentunya rangkaian ini belum sempurna jelas yang saya harapkan adalah file ini akan terus di kembangkan dan terus di share secara free juga sama seperti bapak rinto yang membagikannya secara free

adapun penjelasan secara singkat adalah alat ini di beri perintah dari port serial berupa kode perintah sehingga modul dapat menjawab apa yang di butuhkan, berikut adalah list perintahnya


yang perlu di ingat adalah agar menset waktunya dulu sesuai dengan keadaan real dan juga ada variable hari , hari senin di anggap nilai 1 dan minggu adalah 7 jadi sangat perlu untuk lihat penanggalan asli supaya tidak salah perhitungannya

silahkan di lihat contoh di bawah :


nah setelah di set hanya cukup tulis "[x]" seperti contoh berikut


nah simple kan begitu juga dengan perintah2 yang lain sesuai dengan list perintah yang di berikan 

nilai - nilai yang di masukkan saya sesuaikan dengan kolom kuning pada file excel yang saya lampirkan yang telah di susun oleh DR. Rinto Anugraha 

mudah - mudahan teman bisa mengembangkan lebih lanjut untuk aplikasi lainnya selamat mencoba

untuk file lengkapnya bisa teman - teman download di sini

saya tidak membuka tanya jawab masalah program ini karena terlalu panjang silahkan teman2 pelajari dari yang sudah ada saya memakai mikropascal untuk kompiler program mikrokontroller nya dan proteus sebagai simulasinya 


READ MORE

Tuesday, February 7, 2017

Current injector (4-20ma) Part 1

Current injector (4-20ma) Part 1


Pada peralatan industri kita mengenal signal loop 4-20ma, hal ini di aplikasikan pada hampir seluruh peralatan mulai dari sensor pressure, level, tempetature, frekuensi, tegangan dll. Bisa juga di pakai pada sistem display yang menerima signal loop ini untuk di terjemahkan ke nilai tertentu.

Tapi pada pembahasan kali ini saya akan menjabarkan pada alat yang berfungsi sebagai current injector 4-20ma artinya alat ini akan menyuntikkan signal loop 4-20ma. Pertanyaannya adalah kenapa ?

Pada saat dilapangan dan melakukan troubleshoting maka kita perlu test apakah pembacaan dari alat sudah benar atau malah sensornya memberikan signal yang salah atau tidak sesuai dengan settingan kalibrasi rangenya (hal ini sering terjadi makanya di butuhkan kepastian agar bisa di kalibrasi ulang).

Pada current injector ada 2 mode kerja 1. Source dan 2. Sink mari kita lihat fluke loop calibrator yang sering di pakai


Pada mode kerja 1. source beginilah pengaturannya :



Jadi dengan begini alat ini menjadi sumber 4-20ma misal pemakaian pada control valve kita bisa mengganti fungsi pengaturan dcs. Dengan konfigurasi ini maka kita bisa atur bukaan valve dengan mengatur nilai dari current loop misal 4ma valve akan full close  dan 20ma valve full open. Dengan begini kita bisa lihat bahwa control valve ada NPN device atau passive

Pada mode kerja 2. sink beginilah pengaturannya :



Dengan konfigurasi seperti ini maka alat ini menjadi sumber beban atau alat yang terkoneksi dengan signal loop ini PNP device, contoh pemakaian misal kita ingin menggantikan fungsi dari pressure transmitter maka jika kita ingin cek jalur yang ke dcs atau pembacaan dcs sudah normal atau tidak bisa kita mengganti transmitter dengan alat ini sehingga kita bisa atur arus sehingga bisa di cek pembacaan dcs misal kita simulate di 20ma dan seharusnya dcs membaca 10Mpa dan seterusnya pada titik pengukuran lainnya sehingga kita yakin untuk mengambil keputusan


BAGAIMANA JIKA KITA TIDAK MEMILIKI SIGNAL LOOP CALIBRATOR ?

Memang kadang alat ini tidak di gunakan selalu untuk kalibrasi tapi kadang kita pakai untuk troubleshooting nah jika memang kita hanya gunakan untuk troubleshooting dan bukan untuk legalitas kalibrasi maka bisa menggunakan cara ini :

Pada sebuah plant terutama power plant saya selalu mendapati alat untuk backup panel yang menggantikan fungsi DCS dalam mengatur control valve (manual control) atau manual control yang mengatur nilai 4-20ma untuk alat tertentu.

Pada pembahasan kali ini saya akan bahas alat serupa yang saya pakai MIB-10C

 

Jadi kadang kalau loop calibrator itu sedang di kalibrasi di LIPII kami gunakan alat ini sebagai gantinya. Alat ini di pakai di backup panel sehingga jika DCS ada masalah maka kontrol akan di ambil alih oleh alat ini yang di operasikan manual oleh operator. Berikut adalah bagan internalnya :


Gimana bahasa china yah ?  yah itulah nasib tapi kita harus berfikir sedikit dan menganalisa di panel pasti bisa kita jabarkan masing – masing fungsinya. Nah jika kita anggap saja kita pakai pada sebuah control valve maka gambarnya akan seperti ini :



Nah jika kita ingin gunakan untuk troubleshooting maka, mode harus manual (tekan tombol M) pin 1,2,3 tidak kita pakai  lalu pin 9,10 kita jumper karena kita butuh resistor 250 ohm pin 11,12 di jumper karena jika tidak mode manualnya tidak mau jalan.

Power 220volt ac di pin 22,23  yang menjadi penyedia arus 4-20ma ada di pin 20,21 dan untuk pembaca feedback ada di pin 4,5

Jadi seperti itu yang bisa kita lakukan jika alat signal loop calibrator itu tidak tersedia atau dalam keadaan terpaksa, mungkin di tempat anda tidak tersedia alat yang sama persis tapi pasti ada alat yang serupa dan cara kerjanya sama. Jadi bisa di jadikan solusi alternatif pada saat di butuhkan.

Selamat berinovasi dan salam kami dari PLTU PALU dan www.mikrodb.com semoga sedikit ilmu ini bisa men-trigger ide – ide segar lainnya.

file artiklenya dapat di download di sini


READ MORE