Monday, June 25, 2018

pressure indikasi

[Pressure] 


kita sering melihat 0 pressure pada pressure gauge atau transmitter tapi apakah betul - betul zero pressure.
jadi apakah yang selama ini kita katakan 0 pressure atau jika kalibrasi yang di katakan zero ?
jadi yang selama ini kita pakai sebagai zero untuk pressure gauge adalah pressure atmosfer atau 1atm pada gambar yang di garis biru, jadi tidak benar2 zero pressure masih ada 1 atm
jadi area di bawah garis biru itu adalah vacumm atau pressure atmosfer. area di atas garis biru adalah pressure gauge
kalau kita bicara pressure absolute adalah jumlah antara pressure atm + pressure gauge
dan terakhir kenapa tidak di pakai ini karena di butuhkan referensi pressure absolute zero yang mana secara fisika tidak mungkin di dapat di bumi
jadi pada umumnya zero yang di pakai adalah titik pressure atmosfer atau 1 atm jika di atas di sebut positive pressure gauge jika di bawah maka di sebut negative pressure gauge atau vacumm
pada umumnya jika memakai ini tidak akan ada masalah hanya saja jika di pakai di luar bumi mungkin ini menjadi masalah. selama masih di power plant bumi ente masih safe 😜




READ MORE

function PID honeywell

Pekerjaan Evaluasi PID oleh vendor




Dalam Power Plant fungsi dari PID ini sangat membantu operator dalam menjalankan fungsinnya tanpa PID tentunya plant akan tetap bisa bekerja hanya saja operator harus lebih fokus dan tidak boleh lengah.

contoh kasus yang pernah saya alami sendiri adalah fungsi PID yang katanya terasa aneh dan tidak stabil (masukkan dari operator). operator yang pengalaman tentunya sudah terbentuk kebiasaan yang bisa mendeteksi keanehan dalam sistem operasi dan ini sangat baik sebagai masukkan untuk evaluasi.

setelah banyak evaluasi tentunya dengan operasinal dan engineer kami memutuskan bahwa masalah kemungkinan terbesar terjadi pada formula atau rumus PID yang di pakai dan sebagai kesimpulan kami harus mendatangkan vendor untuk evaluasi semua PID kami di plant.

dan hasilnya betul saja ada rumus yang terjadi kesalahan pengetikan

yang awalnya    A3=L1-A2+A1   dan yang seharusnya  A3=L1-A1+A2

dengan perubahan kecil tersebut barulah operator merasakan operasi yang nyaman 

jadi apasih yang terjadi dengan perubahan kecil tersebut :

1. jika ada ganggauan pada beban semua PID langsung tidak kacau kalau dulu sedikit gangguan PID langsung berisolasi (naik turun) tidak mau stabil harus di manual dulu baru  bisa 

2. bayangkan semua maslaah ini terjadi di seluruh PID dan pada saat ada gangguan operator jadi super sibuk karena banyak yang mesti di handle makanya sering terjadi blackout karena tidak terhandle dengan baik


berikut adalah file serah terima pekerjaan dengan vendor kami   disini

READ MORE

Thursday, May 10, 2018

artikle dcs honeywell

artikle dcs honeywell





untuk membaca silahkan download di link ini :



READ MORE

Monday, April 16, 2018

Datasheet pressure transmitter P30-20010 Untuk EP

Pressure Transmitter EP  P30-20010
















READ MORE

Wednesday, March 28, 2018

Ukuran kabel

Ukuran kabel









READ MORE

Tuesday, March 20, 2018

Model VS1 Vacuum Breaker

Model VS1 Vacuum Breaker






Belum berapa lama saya meng-upload artikle pada page facebook saya masalah holding coil yang sering terbakar, memang sudah dapat alasan kenapa dia terbakarnya berdasarkan rangkaian listriknya berikut adalah kutipannya



"[share] sekedar share pengalaman holding coil sering bermasalah atau sering terbakar permasalahan utama di karenakan mekanis breakernya sudah berat sehingga ketika holding coil memukul tuas mekanisnya breaker tidak bergerak sehingga holding coil mengunci ON terus sampai panas dan akhirnya terbakar,

kecuali ketika holding coil ON dan breaker bergerak ada switch yang memutus supply holding coil sehingga holding coil tidak sampai panas.

permasalahannya ada, sumber masalahnya juga sudah di ketahui hanya saja untuk menyelesaikan masalah mekanis ini saya masih belum dapat yang bisa bertahan dalam waktu lama.




mulai dari memberikan vaselin (semacam grease), di berikan wd40 dan di bersihkan , di adjust spring, di ampelas. Semua cara itu hanya berhasil sementara tidak dalam waktu yang lama.

ingin di preventif kalau ada spare breaker mungkin bisa dilakukan cara di atas tapi bagaimana jika breakernya selalu di pakai atau ON terus dalam waktu lama tidak bisa di matikan ketika gangguan dan harus dinyalakan lagi masalah ini berulang

mudah2an bisa jadi masukkan dan bisa sharing solusi dari teman - teman lainnya yang sudah berhasil menghadapi masalah ini

salam #pantang_pulang_sebelum_terang"


ini sebenarnya tidak akan terjadi jika sistem mekanis dalam kondisi prima hanya saja jika barang sudah ber umur sudah barang tentu tidak akan 100% prima dan ini adalah kondisi tidak idealnya yang saya analisa ada 2 cara mengatasinya yaitu :

1. Mengubah SOP operasi dari breaker nya misal jika percobaan 1 di lakukan dan breaker gagal bereaksi maka supply power ke kontrol breaker harus secepatnya di off kan agar kondisinya normal kembali sehingga jika ingin di masukkan kembali breakernya, holding coil sudah dalam keadaan standby. kesulitan dalam solusi ini adalah sulitnya mengubah kebiasaan dari operator kadang juga tidak mau tau. yang penting breaker tidak mau masuk ya sudah bukan urusan saya. jadi untuk kami di sini opsi 1 bukan lah pilihan.

2. harus menambahkan modifikasi pada holding coil agar hanya bekerja sesaat meskipun tanpa mematikan power kontrol untuk breaker ini.

baik opsi 2 sepertinya hal yang saya pilih sebagai solusinya, hanya saja saya harus mencari rangkaian yang cukup sederhana dan handal, harus bekerja di tegangan 220 volt DC tanpa banyak melakukan perubahan pada rangkaian kontrol aslinya

Rangkaian yang paling pertama terlintas ada;ah rangkaian auto stater pada kendaraan bermotor jadi cukup putar kontak maka motor langsung nyala tanpa tekan tombol stater. nah masuk akal idenya

nah ketikan jalan - jalan pada breaker yang sama jenisnya tapi di unit power plant kami yang baru ada rangkaian tambahan di dalamnya bentuknya kayak gini 


dan ternyata di unit baru kami semua berakernya di pasangkan rangkaian ini dan semuanya memproteksi holding coil agar tidak terus menerus ON (agar tidak terbakar holding coilnya) nah jika type yang sama tapi keluaran baru kemungkinan memang masalah ini sering terjadi makanya di buat tambahan rangkaian ini. jadi saya rasa inilah jawaban dari masalah saya di atas.

jadi bagaimana rangkaiannya kok bisa...!!!???   


beginilah rangkaiannya yang saya bisa gambarkan kalau di teliti lebih lanjut ini rangkaian yang sering saya dapati di share dan di bahas di facebook (di group kumpulan skema,gambar,rangkaian elektronika)  atau di mbah google yang penting kata kunci nya "stater otomatis" 

HQ itu holing coil yah...

jadi barang dari china ini mengadosi teknologi yang sederhana untuk breaker penting, makanya murah barang2 mereka tapi ini solusi cerdik menurut pendapat saya dan saya akan melakukan hal yang sama untuk mengatasi masalah di atas


jadi team kami di pltu palu langsung mengeksekusi modifikasi ini pada braker G1 dan G2 unit lama kami agar hal ini tidak berulang terus menerus




setelah melakukan servis dan lainnya breaker G1 dan G2 kami sudah siap dan sudah dengan proteksi holding coil 

harapannya sih lancar jaya terus jadi g usah bongkar2 terus holding coil soalnya susah banget, repot, lama lihat kan di gambar mesti copot semua baru bisa di kerja


sekian penjelasan dari saya berikut adalah file yang berhubungan dengan breaker ini 

foto rangkaian dalam dari breaker VS1





Berikut adalah foto rangkaia proteksi holding coilnya 












Berikut adalah foto waktu kami mengerjakan G1 kami













READ MORE

Monday, March 12, 2018

Motorize Valve DZW-Z DQ-Z

Motorize Valve DZW-Z   DQ-Z




Belum lagi saya dapat pengalaman install MOV (motorize Valve) dengan type seperti DZW-Z   
DQ-Z saya tidak mengerti maksud dari kode - kode tersebut belum lagi tulisan dari datasheetnya itu cuma tulisan china.

tapi yang jelas rangkaian listrik tetap rangkian listrik, lagi pula sekarang sudah banyak software yang bisa terjemahkan tulisan china, dan berikut adalah penjelasannya saya masih mampu saya lakukan


MOV jenis ini suda komplit tinggal di tarikkan sumber tegangan 380 volt maka valve ini sudah bisa bekerja secara local karena memiliki mode operasi local pada body MOV nya 




untuk tampakan dalamnya seperti ini :



seperti yang terlihat MOV ini sudah memiliki rangkaian kontrol listrik di dalamnya,

1. Ada 2 kontaktor Artinya sudah ada rangkaian foward-reverse untuk motor listriknya
2. Sudah tersedia tombol local untuk open dan close dan tombol pemilih local dan remote (tombol kotak merah).
3. Ada limit open dan close  dan juga limit torsi untuk open dan close
4. dan tersedia modul control elektroniknya

nah meskipun dengan tulisan china rangkaian elektronik bisa kita lihat dan ini yang saya dapat dari bukunya 




dan berikut adalah hasil terjemahan dari google translate



yah di terjemahkan seadanya sampai kita bisa mengerti mau diapakan barang ini,


jadi bisa di lihat tegangan 380 volt akan menjadi supplay juga untuk modul kontrol ini dan tombol local pada MOV ini juga di kendalikan dari modul ini 

baik akan saya jelaskan bagian per bagian




pada gambar di atas terlihat bahwa kontaktor foward dan reverse hanya di kendalikan langsung dari modul bukan dari tempat lain



pada gambar diatas itu untuk tombol kontrol localnya 


LSO - LSC itu indikasi limit open dan close untuk modul 

TSO - TSC itu indikasi torsi open dan close untuk modul

gambar diatas baik limit dan torsi diambil normally close sehingga jika kondisinya terpenuhi maka terputus signal commonnya dan motor berhenti bekerja




saya rasa gambar di atas sudah jelas dari gambarnya



gambar di atas adalah resistor potensio yang menjadi indikasi posisi open dan close, seharusnya modul ini mengeluarkan arus 4-20mA sebagai inidkasi posisinya seperti gambar di bawah ini :


Tapi permasalahan yang saya dapati adalah arus itu tidak mau keluar pada terminal Fo dan yang saya lingkari dan di beri nomor 2 saya tidak dapat pada modul jadi saya tidak bisa manfaatkan modul ini secara maksimal, jika ada yang bisa jelaskan saya senang hati untuk sharing dengan teman - teman




SS,SC,SO adalah terminal yang di sediakan untuk mengontrol MOV ini secara remote  SS (switch stop) , SC (switch Close), SO (Switch Open) ini di sediakan di terminal agar bisa di kerjakan dari remote atau dari Control room lewat DCS atau PLC.



ini adalah terminal fisiknya di mana di sediakan agar bisa di operasikan secara remote



yah itu adalah penjelasan ringkas tentang MOV ini jika ada pertanyaan lain atau sharing data baru maka saya akan sangat senang 


berikut adalah kumpulan foto sebagai data tambahan


















READ MORE